Home About Us Investor Relations Brochures Contact Us Inquiry
 
PRODUCTS
 
PP Woven Bag
Resin Bag
Cement Bag
Block-bottom Bag
Semi-finished Material
 

IPO Yanaprima buat Ekspansi
January 10, 2008
Kompas

Yanaprima IPO raup Rp50 miliar
January 9, 2008
Bisnis Indonesia Online

Yanaprima Rambah Kantong Plastik Semen
June 6, 2008
Detik Finance


Investor Relations

IPO Yanaprima buat Ekspansi

JAKARTA,KAMIS - PT. Yanaprima Hastapersada Tbk (YPHP), perusahaan yang bergerak dalam Industri karung plastik dan aneka tenun plastik serta pembuatan kantong semen, lakukan initial public offering (IPO/Penawaran Umum Saham Perdana) dengan target sekitar Rp11 miliar untuk mendanai ekspansi produk plastik.

YPHP melepas sebanyak-banyaknya 110.000.000 (seratus sepuluh juta) Saham Biasa Atas Nama yang merupakan saham baru dengan Nilai Nominal Rp100 (seratus rupiah) setiap saham atau setara dengan 15.49 persen saham baru. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek/lead underwriter ialah PT Investindo Nusantara Sekuritas.


Alexander Tanzil – Komisaris Utama YPHP di Jakarta, mengatakan, ”Kami sebagai pemain utama industri karung plastik di Indonesia dan terbesar di Jawa Timur, serta didukung staf berpengalaman selama 25 tahun siap untuk Go Public/IPO. Dana IPO akan kami gunakan untuk ekspansi kapasitas produksi plastik yang kian hari kebutuhan pasarnya semakin meningkat".

Berdasarkan laporan keuangan dalam 4 tahun terakhir laba bersih YPHP tumbuh secara signifikan. Per 31 Agustus 2007 YPHP berhasil mencatatkan laba bersih Rp. 9,42 miliar dengan total penjualan Rp. 172,69 miliar. Sedangkan, jumlah aktiva mencapai Rp 128,74 miliar yang mengalami kenaikan dibanding per 31 Desember 2006 sebesar Rp 138,34 miliar.

“Dana IPO akan digunakan sebesar 8.6 persen untuk keperluan pembelian tanah, 24,3 persen untuk pembangunan pabrik dan 67,1 persen untuk pembelian mesin produksi," kata Ishadi, Direktur Utama YPHP.

Karung plastik merupakan kemasan barang curah (bulk) paling murah dan dapat diandalkan. Diversifikasi produk karung plastik masih cukup luas, baik dalam hal kualitas maupun estetika. Untuk itu, selain karung plastik biasa, PT. Yanaprima Hastapersada Tbk juga memproduksi karung-karung plastik baru dengan berbagai desain menarik. Produk lain seperti karung beras juga dihasilkan untuk badan usaha milik negara (BUMN), petani pedalaman dan industri penggilingan maupun pemolesan padi. Karung bahan kimia, (karung berkatup) juga dihasilkan untuk meningkatkan kemampuan pengisian karung oleh pelanggan.

Selain itu, PYPHP juga tengah melakukan studi pengadopsian teknologi terbaru untuk membuat kantung semen dari 1 ply karung plastik dengan keunggulan produk: lebih ringan, murah dan ramah lingkungan. Demi menjaga kepercayaan para pelanggan, kualitas produk tetap dipertahankan dan ditingkatkan sejak dari awal tahap proses produksi. YPHP selalu menggunakan bahan baku yang berkualitas tinggi, baik yang didatangkan dari dalam maupun luar negeri. Namun, untuk bahan pembantu utama yaitu Calcium Carbonate (CaCO3), 100 persen dipasok dari dalam negeri, hal ini dikarenakan Indonesia memiliki CACO3 terbaik dunia.

“Cakupan pemasaran produk PT. Yanaprima Hastapersada Tbk pun cukup menguasai pangsa pasar yang ada, baik domestik maupun Internasional. Hal ini terwujud dengan adanya dukungan jaringan distribusi yang cukup luas di kawasan Indonesia bagian Timur, khususnya Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Selain itu, dengan disinggahinya pelabuhan Tanjung Perak oleh kapal-kapal dari Singapura & Malaysia, pasar ekspor PT. Yanaprima Hastapersada Tbk di Asia Tenggara makin meningkat,” lanjut Ishadi.

Sebelum masa krisis pada tahun 1997/1998, banyak produk impor yang masuk ke Indonesia telah terkemas dalam karung plastik karena saat itu nilai tukar Rupiah terhadap Dollar masih memungkinkan untuk pembelian produk terkemas. Namun setelah krisis moneter, terjadi pergeseran trend di mana produk-produk impor yang masuk ke Indonesia pada umumnya masuk dalam bentuk curah/bulk untuk mengurangi biaya pengiriman sehingga banyak membutuhkan karung plastik untuk mengemas produk tersebut sebelum didistribusikan. Seiring dengan depresiasi nilai Rupiah akibat masa krisis tahun 1997/1998, pasar ekspor dari industri karung plastik juga berkembang sangat pesat karena harga jualnya yang semakin kompetitif.

Lingkup industri yang menggunakan karung plastik sangat luas mulai dari industri pangan/hasil bumi seperti beras, gula, jagung, dan tepung terigu. Industri kimia dan industri pakan ternak juga merupakan konsumen terbesar dari produk karung plastik ini. Selain itu karung plastik juga banyak digunakan sebagai kemasan tersier untuk melindungi produk sewaktu proses pengiriman atau penyimpanan, seperti yang banyak digunakan di industri alas kaki dan industri pengangkutan antar pulau.

Selain melayani industri besar dan pasar ekspor, Perseroan karung plastik juga banyak dipakai oleh industri kecil dan industri rumah tangga. Oleh karena itu pasar karung plastik tidak hanya terfokus pada kota-kota besar akan tetapi sudah meluas dalam skala kabupaten. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan didukung baik oleh pemegang saham maupun manajeman yang telah memiliki pengalaman dalam bidang industri karung plastik. Staf-staf yang telah berpengalaman lebih dari 25 tahun ditambah dengan penggunaan teknologi modern telah membuat Perseroan menjadi pemain utama industri karung plastik di Indonesia. Saat ini, komposisi pemegang saham PT Yanaprima Hastapersada terdiri ATAS 99.61 persen dimiliki PT Hastagraha Bumipersada (HB) dan sisanya 0,93 persen dimiliki Ishadi.

YPHP didirikan akhir tahun 1995 dan telah memulai kegiatan produksinya pada tahun 1997. Pada awal produksi, Perseroan memiliki pabrik di Sidoarjo di atas tanah seluas + 4 ha, memproduksi karung plastik untuk beras dengan ukuran 50 kg. Pada tahun 1998 Perseroan mulai memasuki pasar ekspor ke negara Chili, Singapura dan Malaysia. Pada saat ini total ekspor mencapai 26 persen dari total pendapatan, dengan tujuan ekspor ke negara-negara Asia Tenggara, Afrika, Timur Tengah, Amerika Utara dan Amerika Selatan serta Oceania.

Sesuai dengan permintaan pasar, saat ini Perseroan telah melakukan beberapa kali ekspansi kapasitas produksi dengan penambahan berbagai macam mesin dan peralatan produksi yang disertai dengan diversifikasi teknik Rotogravure Printing diatas OPP (Oriented Polypropylene) film. Karung-karung plastik hasil produksi Perseroan, banyak digunakan dalam bidang industri semen, pupuk, pakan ternak, gula dan juga pabrik bahan-bahan kimia serta utamanya oleh sentra produksi beras dan gabah. (hbk)

Posted on June 13, 2008 by Dilbert
(Source: Kompas January 10, 2008)
Print